Eae Anv

Situs Harga Furniture, Bahan Bangunan dan Dekorasi Terpercaya

Kenali Fungsi Masing-Masing Jenis Batu Bata yang Ada di Pasaran

Setiap hunian pasti menginginkan kenyamanan di dalamnya. Salah satu faktor yang membuat nyaman adalah  bahan baku yang digunakan dalam pembangunan rumah tersebut.

Sebenarnya bahan jenis apakah yang bisa membuat hunian rumah bisa dikatakan nyaman?

Yang pertama dan sering menjadi bahan pembicaraan adalah bahan yang digunakan sebagai dinding hunian. Ada beberapa hunian yang terkadang terasa panas dan pengap. Ada pula yang masuk saja sudah terasa sejuk.

Yang kedua, bahan yang sering digunakan agar hunian terasa nyaman adalah batu bata. Bahan ini dikategorikan sebagai bahan yang ideal untuk sebuah hunian karena beberapa kelebihannya. Lebih murah,kuat, mudah didapatkan di pasaran serta tahan lama.

Agar lebih paham tentang bahan bangunan yang satu ini, yuk kenalan lebih dekat dengan beberapa  jenis batako ini:

1. Batu Bata Merah

Bata jenis ini sering dijumpai di Indonesia. Kebanyakan rumah bahan dindingnya menggunakan jenis ini. bukan saja karena banyak dijumpai di pasaran, kekuatan bata ini pun sudah teruji.

Batu bata ini terbuat dari tanah yang kemudian dicetak menjadi balok panjang. Setelah itu akan melalui proses pembakaran dengan suhu tinggi untuk menjaga agar bata ini benar-benar keras dan kering. Akibat proses pembakaran ini pula warnanya menjadi khas kemerahan.

Umumnya bahan yang digunakan untuk membuat bata berasal dari tanah liat hingga dalam pembuatannya lebih mudah menyatu.

Banyaknya rumah yang menggunakan dinding batu bata karena rumah akan terasa lebih sejuk dan nyaman. Selain itu karena komponennya yang keras bata ini cenderung tahan lama dan kokoh. Namun, dengan banyaknya kelebihan bata ini mempunyai kekurangan yaitu butuh perekat yang yang banyak.

 

2. Batu Bata Batako

Dalam pembuatannya bata ini terdiri dari campuran semen dan pasir yang dicetak atau di press hingga sering disebut bata press.

Konstruksi bangunan yang sering menggunakan bahan ini adalah pagar hingga pos jaga. Ukurannya relatif besar menjadikan dalam pemasangannya akan lebih cepat.

Di samping itu karena bobotnya yang  ringan dibandingkan dengan batu bata merah, jenis bata ini banyak dijadikan pilihan. Secara umum dalam penggunaannya lebih cocok untuk dinding bagian luar rumah karena sifatnya yang kedap air.

Meskipun begitu walau banyak dijadikan pilihan bata ini kurang cocok untuk daerah Indonesia yang panas karena sifat bata ini yang menyimpan panas.  Hingga rumah menjadi panas dan pengap.

 

3. Batu Bata Hebel

Jika kedua jenis bata di atas dibuat secara manual, maka tidak dengan jenis yang satu ini. Batu bata hebel kini menjadi salah satu pilihan yang banyak digunakan karena sifatnya yang ringan.

Jenis batako ringan ini dibuat di pabrik dengan proses kimiawi yang dalam pembuatannya menggunakan campuran pasir kuarsa, semen, kapur, gypsum, air dan aluminium pasta.

Kelebihan bata ini adalah ukurannya yang lebih rapi dan presisi hingga memudahkan dalam pemasangannya. Bata hebel pun dikategorikan mudah dalam menyerap panas hingga rumah akan terasa lebih sejuk dan nyaman.

Selain ringan bata hebel juga tidak kalah kokok dengan batu bata merah. Di samping itu bata ini punya kekurangan yaitu butuh perekat khusus seperti semen instan. Harganya juga relatif mahal karena bukan produksi manual.

Dari jenis batu bata di atas, manakah yang menjadi favorit untuk dinding hunian Anda?. Yang jelas masing-masing punya fungsi, kelebihan dan kekurangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *